Sabtu, 31 Desember 2011

Saat Aku Merindukan Masa-masa Itu..

Aku merindukan semua kebebasan itu,
saat dimana aku bisa lepas, bebas sesuka hatiku,
seakan tak ada beban sedikitpun dalam hidupku.


Aku rindu semua kesenangan itu,
tertawa lepas bersama sahabat, kerabat dan orang yang aku sayangi.
tanpa berfikir tentang adanya larangan dalam hidup ini.


Namun sekarang semua telah berubah,
aku merasakan kehilangan semua itu saat ini.


Namun Demi mencapai kebahagian mereka,
dan demi menjadi satu sosok pribadi yang lebih baik dari pada sebelumnya.
Aku harus merelakan semua itu..


Karena semua ini adalah kehendaku,
Dan aku harus tetap pada komitmenku sendiri.


Aku tak sendiri,
mereka selalu ada untuk membangunkan aku disaat aku terjatuh.


Dan ketahui lah,
untuk menjadikan diri lebih baik itu tidaklah mudah.
terlalu banyak rintangan yang akan menghadang kita kapan pun.
Dan mau tidak mau kita harus melewatinya...


Hingga sampai akhir masanya,
hanya ada dua kata untuk itu..
Lawan semua  atau tetap pada Keterpurukan hidup didunia yang menyesatkan ini....

Pantaskah Aku Tuk Merindukannya ?

Entah mengapa bayang wajahnya selalu menghampiri fikiranku ??


Ia yang t'lah lama pergi meninggalkan hidupku
seakan hadir kembali disetiap malam hariku.


Jujur saja, Aku memang merindukannya
Aku merindukan setiap belaian lembut akan kasih sayangnya.


Namun aku tak berberhak atas semua itu
karena aku tau bahwa ia telah bersama kekasih hatinya.


Tuhan,
Jika benar ia masih menyimpan selembar kisah
yang tlah kami rangkai pada hari-hari yang t'lah kami lalui dahulu,
Buatlah ia mengenang kembali semua itu.


Meski kami tak akan pernah kembali bersatu.


Tuhan, tolong bisikan ditelinga kecilnya
bahwa disini aku tengah merindukan sosok dirinya


Aku tau mungkin semua ini terlihat Egois,
namun semua perasaan itu terlalu menekan batinku
untuk mengatakan ini..


Wahai Engkau Zat Yang Maha Pemurah,
jagalah dirinya untukku.
Singgahkanlah hatinya pada hati yang tulus akan cintanya.


Aku hanya bisa berdo'a untuk kebahagiaan dirinya,
karena aku tau, aku tak mampu untuk memberikan semua kebahagiaan itu untuknya.


Wahai Tuhanku yang Maha Pemurah,
hanya padaMu aku menaruh semua hidupku.


Aku yakin Engkau akan memberikan pengganti dirinya untukku,
suatu saat nanti..


Namun apakah aku salah,
apabila saat ini aku merindukan dirinya,
yang mungkin tak pernah merindukan diriku ??

Rabu, 28 Desember 2011

Pujaan Hati Yang Entah Dimana Keberadaanmu..

Takdir Cinta memang penuh dengan Rahasia Sang Illahi..
Tak ada yang tahu, karena sudah tertulis sempurna,
Nan adil dalam Kitab Lauhul MahfudzNYA

Manusia hanya berencana dan berusaha (berbuat + berdo’a + bertawakkal)
Dan ALLAH lah yang mempunyai wewenang untuk mengabulkan atau tidak

Tulang rusukku..
Mungkin kau kini sedang bertanya dimana aku??
Atau mungkin kau kini sedang berusaha mengikuti jejak keberada’anku??
Atau mungkin juga kau kini sedang gelisah dalam penantianmu??

Ketahuilah wahai Cinta..
Aku ingin bercerita kepadamu..

Wahai kekasihku..
Tak usah kau galau dalam mencariku
Tak usah kau resah dalam menemukanku
Bahkan tak usah kau lelah dalam menantiku

Tahukah?
Cukup kau mencariku dalam untaian do’amu kepada Rabb kita
Cukup kau menemukanku dalam shalat malam dan isthiqorohmu
Dan cukup kau menantiku dalam menambah ilmu taqwamu dan keta’atanmu pada Dien ini

Kasih..
Sungguh aku kan datang menemuimu dengan kebenaran melalui jalanNYA
Sungguh Dia yang kan mengantarmu untuk menjemputku
Sungguh Dia yang kan membentangkan kekuasaanNYA untuk mempertemukan kau dan aku..

KARENA.. sungguh aku mencintaimu karena ketaqwa’anmu pada Rabb Pencipta kita dan kau pun kelak telah menemukanku karena kecinta’anku pula pada Rabb Pemberi Cinta.

Kasihku..
Kita kan dipersatukan kerana janji Rabb kita..
Maka YAKINLAH, kasihku.. sungguh kau adalah pasangan tulang rusukku ^_^

"Perempuan-perempuan yang keji adalah untuk yang keji pula dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji, sedangkan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik..” (QS.24:26)"

sahabat.. Janji Allah tak pernah ingkar. Selalu dan selalu ditepati-Nya. Kalau yakin akan janji orang tua, saudara, sahabat, maka layakkah kita ragu pada-Nya?

Maka jika nantinya seseorang yang menjadi pujaan hati tidak berjodoh dengan kita, cukuplah menjadi seorang kawan yang akan bahagia jika melihat kawannya bahagia juga, mungkin dia tak cukup baik untukmu, pasti ada yang lain yang lebih baik untukmu. Dan yakinlah, jika memang dia adalah pasangan dari tulang rusukmu, maka tanpa dimintai untuk menunggu pun, Insya Allah, dia akan tetap menjadi pendampingmu.

Percayalah, Allah telah menciptakan seseorang yang khusus Dia ciptakan untukmu. Dia adalah yang terbaik diantara yang baik.

Karena harus kita yakini TULANG RUSUK TAKKAN TERTUKAR !!!
selamat mencari TULANG RUSUKMU :”)

Semoga bermanfa'at :)

Subhaanakalloohumma wa bihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik..

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh..

#keep istiqomah wa hamasah..

"Prinsip ABC"
A mbil yang baik..
B uang yang buruk..
C iptakan yang baru yang lebih baik..

Jumat, 23 Desember 2011

Pertanyaan-pertanyaan yang sering terlontarkan oleh bibir yang tak berpengertian seperti saya.

Kenapa saya ditimpa musibah (Bencana alam, penyakit, kekurangan harta, Cobaan, dlsb) ?
  1. Bagi orang-orang yang tidak beriman iman, zholim dan tidak mau beramal-ibadah, maka musibah yang menimpanya merupakan siksa/azab di dunia-akherat dari Allah SWT.
QS. At Tur (52) Ayat 47:
“Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang zholim masih ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”
QS. Ar Ra’d (13) Ayat 34:
“Mereka mendapat siksaan dalam kehidupan dunia, dan azab akhirat pasti lebih keras. Tidak ada seorangpun yang bias melindungi mereka dari (azab) Allah.”
  1. Bagi orang yang lemah imannya, lemah amal-ibadahnya, bakal nerima musibah yang merupakan peringatan keras dari Allah SWT. Dan jika mereka tidak bergegas untuk kembali ke jalan Allah SWT maka akan masuk ke dalam golongan orang-orang nyang zholim.
QS. Al An’am (6) Ayat 42-43
“Dan sungguh, Kami telah mengutus (Rosul-rosul) kepada umat-umat sebelum engkau, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kemelaratan dan kesengsaraan agar mereka memohon (kepada Allah) degan kerendahan hati”
“Tetapi mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) degan kerendahan hati ketika siksaaan Kami dating menimpa mereka ? Bahkan hati mereka menjadi keras, dansetanpun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan.”
  1. Bagi mereka yang baik akan imannya, baik juga amal-ibadahnya, tetapi banyak dosa di masa lalu, musibah ayang menimpa merupakan cara Allah SWT ayang Maha Adil buat menghapus dosa-dosanya.
QS. AL Ankabut (29) Ayat 7:
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-sholeh, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”
  1. Bagi orang-orang yang baik akan imannya dan amal-ibadahnya dan sedikit dosanya di waktu lalu, maka musibah nyang diterime adalah ujian dan cobaan dari Allah SWT untuk meningkatkan iman mereka.
QS. Al Ankabut (29) Ayat 2-3:
“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan saja mengatakan ‘kami telah beriman’ padahal mereka tidak di uji ?”
“Dan sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.”
  1. Bagi mereka yang selalu berusaha meningkatkan kadar iman dan amal-ibadahnya, maka musibah yang datang merupakan Ampunan, Rahmat dan petunjuk dari Illahi.
QS. Al Baqoroh (2) Ayat 155-157:
“Dan pasti Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta dan jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar”
“(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata ‘Sesungguhnya kami milik allah dan kepada-Nyalah kami akan kembali.”
“Mereka itulah orang-oran yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
Kenapa saya tidak mendapatkan apa yang saya inginkan ?
QS. Al Baqoroh (2) Ayat 216:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”
Kenapa ujian ini begitu berat?
QS. Al Baqoroh (2) Ayat 286:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
Bagaimana, kalau saya tidak sanggup lagi ?
QS. Al Imran (3) Ayat 139:
“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”
Harus bagaimana saya mengahadapin nya ?
QS. Al Imran (3) Ayat :
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.”
QS. Al Baqoroh (2) Ayat 45:
“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat , kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.”
Apa yang saya dapat jika saya mengikuti semua ini ?
QS. At Taubah (9) Ayat 111:
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang beriman, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.”
Kepada siapa saya berharap, siapa yang bisa menolong saya ?
QS. At Taubah (9) Ayat 129:
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal.”
Bagaimana jika saya sudah benar-benar tak sanggup lagi !
QS. YUsuf (12) Ayat 87:
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir.”
Bagai mana saya membalas semua kebaikan nya ?
QS. An Nisaa’ (4) Ayat 86 :
“Dan apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghjormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.”
Hanya segini yang bisa saya bagi, maaf kalo ada kata-kata yang salah.
inti nya disini saya mengajak bagi saudara-saudari yang telah membaca tulisan ini untuk lebih bersabar dan bertawakal lagi dalam menghadapi segala cobaan dan ujian yang di berkan ALLAH.Swt terhadap kita sebagai umatnya...
Dan saya ucapkan Terima kasih atas partisisapinya (eh salah partisipasinya) karena udah meluangkan waktu nya untuk membaca blog saya yang amburadul ini..
Wasalam..^^

My Playlist